Tradisi Makan Bersama, drg.Afando Ekardo,MM Rangkul Semua Jajaran Staf UPTD BKOM dan Pelkes
Padang, Sumatera Barat - Di tangan drg.Afando Ekardo,MM jabatan bukanlah sekat yang memisahkan, melainkan jembatan untuk kolaborasi. Kepala UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat dan Pelatihan Kesehatan (BKOM dan Pelkes) Sumbar yang akrab disapa drg. Afandi Ekardo, MM ini, kembali mempererat ikatan kekeluargaan melalui tradisi makan bersama dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H, Jumat (13/2/2026).
Langkah drg.Afando Ekardo,MM ini menegaskan filosofi kepemimpinannya yang memandang staf bukan sebagai pesuruh, melainkan mitra strategis. Baginya, kesuksesan sebuah program kerja mustahil tercapai tanpa dukungan penuh dan kenyamanan emosional dari seluruh anggota tim.
Menghapus Sekat Pimpinan dan Bawahan
Acara yang digelar di Ruang Makan UPTD BKOM dan Pelkes Sumbar ini menjadi ruang terbuka bagi seluruh pegawai untuk berinteraksi tanpa rasa kaku. Harusnya drg.Afando Ekardo,MM sengaja menciptakan atmosfer yang cair agar tidak ada batasan antara atasan dan bawahan.“Siapa pun pimpinannya, kegiatan program tidak akan bisa dilaksanakan tanpa dukungan staf. Kami betul-betul merangkul mereka karena kesuksesan adalah kerja kolektif,” ujar sang inovator kesehatan tersebut.
Menariknya, acara ini juga dihadiri oleh para pensiunan. Bagi drg.Afando Ekardo,MM, purna tugas bukanlah akhir dari hubungan profesional, melainkan fase baru untuk tetap menjaga silaturahmi yang telah terawat bertahun-tahun.
Inovasi “Rasa Surga” dan Kesehatan Holistik
Sebagai sosok di balik konsep inovatif “Rasa Surga”, drg.Afando Ekardo,MM terus mendorong keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani. Tradisi makan bersama sekali sebulan ini menjadi bagian dari implementasi kesehatan mental di lingkungan kerja.Dengan rutin mengadakan silaturahmi, terutama menjelang hari besar keagamaan, budaya kerja di UPTD BKOM dan Pelkes Sumbar bertransformasi menjadi lebih humanis. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan performa pelayanan publik melalui semangat kebersamaan yang tulus dari dalam organisasi.
Kemanunggalan antara pimpinan dan staf ini menjadi inspirasi baru di dunia birokrasi, bahwa produktivitas bermula dari hubungan yang harmonis dan saling menghargai.